|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
indonesian_open Artikel menarik tentang [-i] dan [-kan] di Kompas hari iniR.Machali r.machali at unsw.edu.auFri May 4 12:49:01 EST 2007
Rekan-rakan yang baik, ada artikel yang menarik di kompas fari ini (excerpt below) Menemui Mayat Tulisan ini dipicu oleh catatan saya tentang seorang asing yang berusaha memakai bahasa Indonesia dengan betul dan baik. Pada tahun 1977, saya mengikuti ceramah tentang struktur sosial di Luwu Selatan yang berlangsung di LEKNAS-LIPI, Jakarta. Pembicara seorang antropolog bernama Shelly Errington. Sehabis ceramah ia minta maaf atas bahasa Indonesianya yang jelek. Taufik Abdullah yang waktu itu direktur LEKNAS mengatakan bahwa penceramah berbahasa Indonesia dengan baik, bahkan lebih baik daripada kebanyakan ahli ilmu sosial dari kalangan bangsa Indonesia sendiri. Pada ceramahnya Errington beberapa kali terpeleset memakai akhiran -kan atau akhiran -i. Yang menarik, saban salah, ia melakukan koreksi. Itulah yang mengesankan. ***** Salam, Rochie -------------- next part -------------- An HTML attachment was scrubbed... URL: http://www.schools.nsw.edu.au/pipermail/indonesian_open/attachments/20070504/25895177/attachment-0010.html
More information about the Indonesian_open mailing list |
|
|
||||||||