[Indonesian_open] My Village, My Poem
Sigit Setyawan
sigitsetyawan at yahoo.com
Fri Jan 23 18:10:55 EST 2009
Hi!
Apa kabar?
I wrote a poem about desa. Inspired by desa in Java island that now "transforming" into another "form" of desa. I was litle bit disapointed about what happen in my village in Java (especially my village today compared to 10 years ago). My village today is "empty" means only very few young people, because they are going to Jakarta or Malaysia, Hongkong, or Arab to work. Only old people working for their land to produce padi... Anak muda tidak mau pergi ke sawah. Mereka memilih untuk pergi ke kota atau ke Malaysia, Hongkong, Arab. Ada anak muda di desa, tapi mereka menjual tanah untuk membeli motor. Buying a motor cycle is more prestigious. Mereka memilih untuk menjadi tukang ojek, bukan petani.
Here it is..
Desaku
Desaku hijau desaku sejuk
Orangnya senyum orangnya santun
Rumahnya kayu rumahnya rukun
Jalannya bergelombang jalannya tanah merah
Sungainya jernih sungainya riap ikannya
Lalu listrik masuk desa
Lalu tivi masuk desa
Lalu aspal masuk desa
Lalu motor masuk desa
Lalu mobil masuk desa
Lalu asap masuk desa
Yang muda lalu pergi
Yang di sawah tinggal si tua
Yang di ladang entah siapa
Berubah apakah harus
Jika desa tak terurus?
(www.sigitspot.blogspot.com )
Sigit
Jakarta.
-------------- next part --------------
An HTML attachment was scrubbed...
URL: http://www.schools.nsw.edu.au/pipermail/indonesian_open/attachments/20090122/59fc2a93/attachment.html
More information about the Indonesian_open
mailing list
|